Sustainability sederhananya berarti keberlanjutan. Namun isu keberlanjutan bukan isu sederhana karena merujuk pada kemampuan untuk memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka. Begitu pentingnya isu ini sehingga Universitas Bunda Mulia memasukkan isu keberlanjutan dalam mata kuliah yang relevan di berbagai program studi. Namun ada juga kuliah khusus mengenai sustainability yang dapat diikuti oleh mahasiswa dari semua program studi. Kuliah ini tidak melulu teori, karena membahas mengenai praktik-praktik sustainability di Indonesia, serta dibawakan oleh praktisi ahli. Salah satunya kuliah berjudul Introduction to Sustainability and Creating an Impactful Business yang diselenggarakan 12 Desember 2024 lalu.
Kuliah ini menjadi istimewa karena dibawakan oleh Bobby Simon, seorang muda yang telah tujuh tahun membangun beberapa perusahaan pendukung keberlanjutan di Indonesia seperti perusahaan pengelola limbah berbahaya Wastec International (https://wastecinternational.com/), dan Universal Eco (https://www.universaleco.id/). Dalam perkuliahan Bobby menunjukkan kegiatan-kegiatan praktik keberlanjutan yang dilakukan perusahaan, yaitu membantu berbagai perusahaan mengelola fasilitas limbah maupun mengolah limbah.
Yang paling menarik, Bobby juga merupakan pendiri dari Satuplatform, yaitu satu dari sedikit sekali perusahaan di Indonesia yang mampu melakukan jasa pengukuran kinerja perusahaan dalam hal ESG (Environment, Social, and Governance) dan membantu perusahaan di Indonesia melakukan Carbon Trading (jual-beli Carbon). Menurut Bobby Carbon Trading, atau perdagangan karbon, adalah sistem yang memungkinkan perusahaan atau negara untuk membeli dan menjual izin emisi karbon dioksida (CO2) dan gas rumah kaca lainnya. Konsep ini bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap pemanasan global dengan memberikan insentif ekonomi bagi pengurangan emisi. Dalam kuliah selama 1 jam 40 menit tersebut, Bobby juga menjelaskan langkah-langkah dalam membangun sebuah “bisnis” yang bergerak dalam bidang keberlanjutan.
Mahasiswa memiliki peluang besar untuk berkontribusi pada sustainability di Indonesia melalui berbagai cara. Mereka dapat terlibat dalam penelitian terkait teknologi hijau, mengikuti program magang di perusahaan yang fokus pada keberlanjutan, atau berpartisipasi dalam proyek komunitas yang mendukung konservasi lingkungan. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat, generasi muda dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan bagi Indonesia.