Seiring dengan berkembangnya jaman yang semakin canggih, kebutuhan industri akan pengelolaan data perusahaan pun meningkat.
Pasalnya data yang didapat dari pelanggan semakin hari semakin bertambah dan memerlukan seorang ahli di bidang pengelolaan data. Di era sekarang, semua perusahaan beralih menggunakan promosi secara digital untuk dapat langsung kepada target konsumen serta menjangkau lebih luas dari target konsumennya.
Semua hal tersebut dikerjakan oleh seseorang yang paham tentang data, pengelolaan data dan lain sebagainya tentang data, dan orang tersebut dijuluki data scientist.
Ilustrasi 1
Data science adalah sebuah cabang ilmu yang merupakan penggabungan antara ilmu komputer (pemrograman), matematika, statistik dan strategi bisnis.
Dalam kenyataannya Data Science juga termasuk kemampuan untuk melakukan pengolahan data dengan tujuan menciptakan strategi bisnis mulai dari memproses penyimpanan data, penggabungan data dan memproses data sampai data tersebut siap digunakan oleh mereka yang memerlukannya.
Ilustrasi 2
Data Science sebelumnya memang kurang popular karena memang di Indonesia sendiri belum sepenuhnya sadar akan pentingnya pengelolaan data secara khusus dan masih data science masih digabungkan dengan ilmu-ilmu lainnya.
Belakangan ini, nama Data Science atau Sains Data mulai mencuat ke permukaan setelah perusahaan E-commerce terkemuka mulai mencari lulusan Data Science dan universitas mulai membuka peminatan Data Science atau bahkan program studi Data Science.
Sebagai Data Scientist lulusan dari program studi Data Science mampu mempersiapkan, mengolah dan menyajikan data agar bisa di gunakan untuk kepentingan perusahaan. Tidak hanya pengolahan data saja, seorang Data Scientist dapat membuat software yang canggih lagi contohnya siri pada produk Apple.
Selain menjadi seorang Data Scientist, lulusan dari program studi Data Science bisa menjadi Data Science Application (Machine Learning) Engineer, E-Commerce & Retail Data Analyst, Business Intelligence Analyst, Visual Data Analyst dan Big Data Engineer.
Begitu banyak profil lulusan dari program studi Data Science yang dibutuhkan oleh perusahaan saat ini.
Bagi kamu lulusan Data Science atau Sains Data, tak perlu khawatir nanti bekerja apa setelah lulus, pasalnya banyak lowongan pekerjaan untuk lulusan Data Science.
Mulai dari E-Commerce, Banking, Retail, dan industri-industri lainnya yang ingin mengembangkan bisnisnya dan membutuhkan seorang Data Scientist.
Melansir dari Kompas, di era digitalisasi ini pekerjaan yang paling diburu dan mempunyai banyak posisi adalah menjadi seorang Data Scientist.
Berkarir menjadi seorang Data Scientist membuka kesempatan yang sangat luas, dilihat dari persaingan yang masih rendah dan peminatnya yang masih berkembang dikarenakan seorang Data Scientist yang dicari dan diutamakan adalah mereka yang mampu dalam pemrograman, statistik dan strategi bisnis.
Ilustrasi 3
Bekal pendidikan sarjana yang dimiliki seorang Data Scientist sangat diperhitungkan di perusahaan, pasalnya gambaran gaji yang di terima oleh fresh graduate Data Science berkisar antara 10 – 12 juta rupiah sedangkan bagi mereka yang sudah professional bisa mulai diatas 20 jutaan rupiah.
Bagaimana, apakah kamu tergiur untuk menjadi seorang Data Scientist?
Jika kamu ingin tahu seberapa populerkah lulusan program studi Data Science itu, berikut contoh – contoh lowongan pekerjaan tentang data scientist.
Wah, banyak sekali perusahaan ternama yang mencari seorang Data Scientist, baik yang fresh graduate maupun yang professional. Jadi, kamu masih belum tertarik menjadi data scientist?
Jika melihat tren belakangan ini, banyak universitas menempatkan Data Science kedalam jurusan matematika, sistem informasi, manajemen sebagai peminatan khusus namun ada beberapa universitas yang mengambil Data Science sebagai sebuah program studi.
Ilustrasi 4
Untuk memenuhi kebutuhan industri akan seorang Data Scientist yang semakin melonjak universitas – universitas ini berlomba untuk menelurkan pada Data Scientist muda yang berkompeten.
Bagi kamu yang ingin menjadi Sata Scientist, memilih universitas dengan konsentrasi Data Science adalah yang paling tepat, pasalnya dalam program studi kamu akan mendapatkan pengetahuan tentang Data Science yang lebih fokus dan terkonsentrasi dibandingkan yang hanya ke peminatan.
Keuntungan kita masuk ke program studi Data Science adalah banyaknya ilmu yang akan diterima serta konsentrasi dari program studi tersebut.
Untuk memilih universitas yang kompeten dan memiliki program studi Data Science kamu bisa melihat dan mengecek di LLDIKTI atau DIKTI universitas mana yang memiliki konsentrasi Data Science atau Sains Data.
Jika kamu ingin masuk ke program studi Data Science atau Sains Data, maka yang harus kamu persiapkan adalah fondasi yang kokoh dari matematika kamu, karena lulusan Data Science adalah orang – orang yang mahir matematika atau statistik dalam pengolahan data yang akan digunakan perusahaan.
Selain peminatan dan program studi Data Science, belakangan ini muncul kursus – kursus yang berfokus Data Science. Banyak kasus yang terjadi di kalangan generasi muda saat ini antara berkuliah atau mengambil kursus yang hanya membutuhkan beberapa bulan saja.
Jika kamu masih bingung yuk kita bahas perbedaan kursus dan kuliah Data Science.
Pertama, jika kamu berkuliah Data Science atau Sains Data, kamu harus menyiapkan waktu yang lumayan lama karena berkuliah harus menempuh waktu 4 tahun atau 8 semester. Selain itu di dalam perkuliahan banyak hal positif yang kamu dapatkan.
Ketika berkuliah selain kamu mendapatkan ilmu dan pengetahuan (hardskill) kamu juga akan mendapatkan pengembangan diri (softskill). Selama berkuliah kamu akan “digembleng” dengan konsentrasi Data Science dan setelah lalu kamu menjadi Data Scientist yang mempunyai kompetensi khusus.
Banyaknya mata kuliah yang memungkinkan presentasi akan melatih kemampuan public speaking kamu, jadi kamunikasi kamu akan semakin baik. Dengan bertemu para mahasiswa lain, selama 8 semeter itu akan membuat kamu semakin banyak relasi bahkan jika kamu mengikuti kegiatan mahasiswa yang tersedia di kampus.
Mengenai kursus, tidak ada salahnya kamu mengambilnya namun jika kamu ingin menemukan potensi kamu, maka kurang tepat jika hanya dengan mengambil kursus.
Karena kursus diadakan dalam waktu yang singkat dan kurang mendalam. Namun jika kamu sudah memiliki dasar pada Data Science dan ingin mengembangkannya maka mengambil kursus lagi sangatlah tepat.
Kekurangan dari kursus adalah tidak memiliki ijazah dan kamu tidak bisa menggunakan sertifikat kursus untuk bekerja di BUMN ataupun menjadi PNS.
Sekarang kamu sudah mengetahui apa itu Data Science atau Sains Data, dari segi pengertian, prospek pekerjaan, profil lulusan, program studi serta perbedaan yang mendasar antara berkuliah dan kursus Data Science yang nantinya bisa membantu kamu menentukan pilihan masa depan.
Universitas Bunda Mulia, Bridging Education to The Real World!
Sumber Ilustrasi
Ilustrasi 1: Foto oleh Christina Morillo dari Pexels
Ilustrasi 2: Foto oleh fauxels dari Pexels
Ilustrasi 3: Foto oleh Karolina Grabowska dari Pexels