Senin, 12 Agustus 2024 – Prodi Bahasa Inggris, Universitas Bunda Mulia telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan dosen secara daring yang bertajuk “AI in EFL Classrooms: Why, What & How.” Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dosen mengenai penggunaan AI untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa di era digital ini.
Adapun narasumber yang diundang untuk acara ini adalah Bapak Dian Toar Y. G. Sumakul yang merupakan dosen dari Universitas Kristen Satya Wacana, teacher trainer dan educational technology practitioner. Beliau juga memiliki banyak pengalaman dalam memberikan workshop dan pelatihan terkait penggunaan komputer dan AI dalam pengajaran dan pembelajaran Bahasa Inggris. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 14 peserta dari beberapa Prodi Bahasa Inggris (kampus Ancol dan Serpong).
Pelatihan diawali dengan pembukaan dari Ibu Suwarni Wijaya Halim selaku Kaprodi Bahasa Inggris. Beliau juga memberikan penjelasan singkat mengenai latar belakang narasumber. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Bapak Toar. Beliau memulai dengan memberikan beberapa pertanyaan brainstorming terkait dengan AI. Setelah diskusi singkat di awal, pembicara menjelaskan mengenai berbagai hal terkait dengan AI, diantaranya sejarah singkat AI, perkembangan AI dalam konteks pembelajaran bahasa Inggris, serta beberapa contoh AI chatbot yang dapat digunakan dalam pengajaran bahasa Inggris. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Setelah semua aktifitas selesai dilaksanakan, acara ditutup dengan pemberian token of appreciation secara virtual untuk narasumber oleh Ibu Suwarni Wijaya Halim. Usai pemberian token of appreciation, diadakan sesi foto bersama dengan narasumber dan seluruh peserta.
Akhir kata, dengan diadakannya pelatihan ini, diharapkan para dosen dapat menambah dan mengembangkan pengetahuan dan wawasan mereka akan penggunaan AI dalam proses pembelajaran di kelas yang tentunya dapat meningkatkan kualitas pengajaran mereka.
“Universitas Bunda Mulia, Bridging Education to the Real World!”