Oleh Florencia Karuna Suherman (Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Bunda Mulia Kampus Serpong Angkatan 2023) – Rabu (31/10), Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bunda Mulia Serpong sukses menyelenggarakan “Kick Andy Goes to Campus” pada Rabu, 30 Oktober 2024 di Sport Hall, lt. 11 UBM Tower dengan dua sesi acara yaitu Sesi 1 “Dari Kata Jadi Petaka” pukul 09.00 – 11.00 dengan 398 peserta dan Sesi 2 “Berawal dari Sumber Bahagia” pukul 13.30 – 15.30 WIB yang dihadiri 421 peserta. Selain itu, Metro TV turut hadir di acara ini untuk menangkap setiap momen tayangan dalam program Kick Andy sehingga memberikan kesempatan yang lebih besar bagi masyarakat yang tidak hadir secara langsung di sana.
Acara ini menghadirkan Bapak Andy F. Noya sebagai Host dengan menghadirkan empat narasumber yang luar biasa, yakni Ibu Poppy Amalya (Psikolog), Bapak Patrick Winata dan Bapak Jonathan Luhur (CEO dan Founder ELV8 ‘ELEVATE’), serta Bapak Djoko Susanto (Founder of Alfa Group & Bunda Mulia Foundation). Pada pembukaan sesi pertama acara, Carissa Chriscensia Sutrisno dan Hezkiel Tristan Bramasta selaku MC memulainya dengan membacakan peraturan yang berlaku selama acara dan mengajak audiens untuk mengatakan yel-yel “Kita Muda, Kita Peduli”. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Universitas Bunda Mulia.
MC memberikan banyak sekali hadiah berupa buku kepada para audiens yang hadir terutama mahasiswa dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan menarik terkait sesi pertama Kick Andy yang fokus utamanya adalah bullying dan berbagai challenge yang perlu dilakukan oleh mereka. Selanjutnya, Bapak Andy F. Noya mengambil alih acara sebagai Host dan menghadirkan Ibu Poppy Amalya sebagai narasumber dan Co-Host dengan Bapak Patrick Winata dan Bapak Jonathan Luhur.
Sesi pertama pemberian materi dimulai Bapak Andy yang mengatakan, “Banyak anak muda yang tidak tahu dampak dari bullying. Bahkan, ada yang depresi dan nyawanya melayang. Bisa jadi secara tidak sadar, kita merundung orang lain.” Ibu Popy juga berkata bahwa bullying adalah perilaku agresif yang didukung oleh kekuasaan, intimidasi, dominasi, melecehkan dan meneror orang lain secara terus menerus. Targetnya adalah menyakiti dengan perilaku agresif maka ada emosi di situ. Lebih masif lagi karena ada media sosial sehingga tidak hanya fisik yang dipukul dan didorong tapi menimbulkan kecemasan dan depresi.
Tidak hanya itu, Bapak Jonathan dan Bapak Patrick pernah mengalami bullying dengan menerima ejekan gemuk secara terus-menerus sewaktu muda. Hal ini yang membuat Bapak Jonathan dan Bapak Patrick berkomitmen untuk bergerak di bidang spesialis dari segi kesehatan fisik dan membantu orang yang obesitas dengan membangun ELV8. Bahkan, Bapak Patrick berhasil meraih medali emas karena belajar bela diri agar berani menghadapi para pelaku bullying.“Saya bilang ke Jonathan kalau cara dia berbicara dan berjalan itu jangan membungkuk. Kita pasti akan dijadiin target karena kelihatan nggak percaya diri. Lihat mata mereka dan tunjukkan siapa yang predator dan mangsa,” ucap Bapak Patrick ketika mengingat kenangannya.
Bahkan, Bapak Andy mengundang salah satu mahasiswa Universitas Bunda Mulia Serpong yang pernah mengalami bullying, yakni Angelin Kristin. Dia mengalami teror di setiap postingan media sosial yang dibagikan karena ada akun yang selalu mencaci maki dengan tulisan yang serba kapital. Akhirnya, Angelin berhasil melewati momen buruk itu karena memberanikan dirinya untuk tegas dan membela dari dari para pelaku bullying.
Sumber: Dokumentasi Michael Yudha
“Seisi kelas dan pelaku bullying itu, benar-benar nggak nyangka kalau saya bisa semarah itu,” kata Angelin yang sedih memberanikan diri untuk membagikan ceritanya. Ia menerima buku dan voucher ELV8 yang gratis selama 3 bulan setelah menceritakan pengalamannya di acara Kick Andy.
Salah satu pertanyaan menarik datang dari Reyhan Alvarez, mahasiswa Ilmu Komunikasi semester 3 yang bertanya tentang cara merespon yang terbaik ketika teman bercerita bahwa dia mengalami bullying. “Jangan bocorin. Dengarkan dia tanpa beri nasihat dulu di awal, kalau kamu mau kasih masukan maka posisi harus netral. Tapi kalau temanmu mulai halusinasi, overthinking, nggak bisa tidur malam dan menyakiti diri sendiri, maka bawa ke tim profesional,” jawab Ibu Popy. Setelah itu, Bapak Andy mengajak para narasumber untuk memberikan closing statement sebelum menutup acara. Bapak Andy berkata, “Mulutmu adalah harimaumu. Apa yang kita candakan itu bisa jadi mengerikan bagi orang lain. Sebelum disampaikan atau diketik di medsos maka olah dulu.”
Dilanjutkan dengan Bapak Jonathan yang mengatakan bahwa mindset yang bagus berawal dari tubuh yang sehat. Jaga kesehatan lebih dulu dan dengarkan dirimu.“Berani speak up. Ketika kamu berpikir ada banyak orang yang membenci kamu, tapi di luar sana, ada yang care sama kamu walau hanya dua orang. Ada Jonathan dan Patrick di sini,” ucap Bapak Patrick.
Terakhir, Ibu Popy memberi pesan kepada para pelaku bullying bahwa yang mereka cari hanyalah popularitas. Mereka butuh validasi diri dan belajar mencintai. Ada Pasal 70 KUHP dengan hukuman 5 tahun 6 bulan bagi para pelaku bullying. Ibu Popy menekankan lagi kepada para korban bahwa mereka harus berani speak up. Sesi pertama Kick Andy Goes to Campus Universitas Bunda Mulia ditutup dengan dokumentasi bersama para narasumber dan audiens di Sport Hall.
Pada sesi kedua acara, Carissa Chriscensia Sutrisno dan Hezkiel Tristan Bramasta sebagai MC membukanya dengan membacakan beberapa aturan yang perlu ditaati oleh audiens selama kegiatan berlangsung. Selanjutnya, Ibu Christina Tandaju, S.I.Kom, M.Si. memandu para audiens untuk mengucapkan yel-yel “Kita Muda, Kita Peduli”, tertawa, bertepuk tangan sampai tatapan memperhatikan panggung untuk rekaman kamera kru Kick Andy dan Metro TV.
Berikutnya, acara semakin dimeriahkan dengan penampilan salah satu anggota UKM The VOU dari prodi Ilmu Komunikasi dan dilanjutkan dengan pemberian kata sambutan oleh Bapak Doddy Surja Bajuadji, S.E., Ak., MBA selaku Rektor Universitas Bunda Mulia. Memasuki sesi inti acara, Bapak Andy F. Noya mengambil alih sebagai Host Acara dan Bapak Djoko Susanto selaku Founder of Alfa Group & Bunda Mulia Foundation sebagai narasumber pada sesi kedua kali ini.
Sumber: Dokumentasi Kevin Andrico
Bapak Djoko menceritakan kisah hidupnya bahwa beliau putus sekolah ketika kelas 1 SMA. Tapi, inilah kisah zero to hero Bapak Djoko Susanto menjadi 10 Orang Terkaya di Indonesia dan motivasi awal membangun Bunda Mulia. “Saya mau sekolah tapi tidak bisa melanjutkan maka saya bangun sekolah,” kata Bapak Djoko dengan penuh percaya diri. Kemampuan untuk bangkit, tidak menyerah dan jangan berdiam diri perlu ada di dalam diri seseorang untuk menghadapi berbagai tantangan di dalam hidup.
Peristiwa 1998 juga menjadi luka terbesar bagi Bapak Djoko karena banyak toko yang terbakar, barang dijarah dan posisi beliau sedang berada di luar negeri. Namun, Bapak Djoko memberanikan diri untuk kembali ke Indonesia demi 8.000 karyawan. Tidak hanya itu, di balik pria yang sukses pasti ada pasangan hidup yang luar biasa. Ibu Liliana Tanuwijaya adalah sesosok istri idaman bagi Bapak Djoko yang saling melengkapi, menghormati dan mendukung. Sekarang ini, banyak sekali orang yang lupa ketika mencapai kesuksesan dan mencari perempuan lain. Padahal, sang istri yang menemani dalam kesulitan hingga suami bisa mencapai kesuksesan. Bapak Andy menambahkan, “Itu tidak adil ketika di saat susah itu sama istri, saat senangnya sama yang lain.”
Salah satu pertanyaan menarik datang dari Frederica Wilnie, mahasiswa Ilmu Komunikasi semester 1 soal kriteria idaman perempuan bagi laki-laki dan tanggung jawab ketika menjadi seorang istri yang baik. Bapak Djoko menjawab, “Seharusnya yang bertanggung jawab itu saya sebagai laki-laki kepada istri.” Beliau juga menambahkan bahwa menilai dari harta yang hanya secarik kertas itu tidak menjamin, ada harga tapi tahu-tahu dijarah dan habis, maka lihat perempuan yang menemani kita saat susah.
Selanjutnya, Bapak Andy menanyakan prinsip yang harus dipegang oleh seorang pengusaha sukses karena anak-anak zaman sekarang selalu ingin yang serba instan. “Sesuatu yang cepat, maka akan membuatnya cepat habis bila tidak ada fondasi yang melalui proses jatuh bangun. Tidak terlalu berfoya-foya karena hidup kita masih panjang dan ada banyak kejadian,” ucap Bapak Djoko yang menjawab pertanyaan Bapak Andy.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan seremoni penyerahan donasi sepatu yang dibuat oleh Alfa Group bersama BenihBaik.com dalam program “Langkah Bahagia”. Bapak Djoko memberikan closing statement kepada para mahasiswa Universitas Bunda Mulia Serpong bahwa bisa mengenyam pendidikan yang lebih baik adalah masa depan kita semua. Keberanian, kegigihan dan fokus adalah hal yang diperlukan untuk perjalanan hidup yang masih panjang. Jadikan kepercayaan dan kejujuran sebagai komitmen kita sampai masa depan.
Sesi kedua ditutup dengan pemberian plakat oleh Bapak Doddy Surja Bajuadji, S.E., Ak., MBA selaku Rektor Universitas Bunda Mulia kepada Bapak Andy F. Noya, dokumentasi bersama Bapak Djoko, Bapak Andy dan para pejabat Alfa Group, serta BenihBaik.com. Lalu, penampilan anggota UKM The VOU dari prodi Ilmu Komunikasi menjadi tanda berakhirnya acara Kick Andy Goes to Campus Universitas Bunda Mulia Serpong.
Nantikan Kick Andy Goes to Campus Universitas Bunda Mulia Serpong, Episode “Dari Kata Jadi Petaka” dan “Berawal dari Sumber Bahagia” yang akan ditayangkan di Program Kick Andy Metro TV setiap hari Minggu pukul 21.05 WIB!
Universitas Bunda Mulia, “Bridging Education to the Real World”