Oleh Celinne Kusnadi usnadi (Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Bunda Mulia Kampus Serpong Angkatan 2024) – Selasa (10/12), Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi (COMRADE) Universitas Bunda Mulia Serpong sukses menyelenggarakan Seminar Soft Skill “Entrepreneurship for Everyone” pada Selasa, 10 Desember 2024 di UBM Lecture Hall, It. 5 Alfa Tower pukul 11.30 – 13.25 yang dihadiri 153 peserta dengan menghadirkan Bapak Devin Adiputra Hermi selaku Founder of Young Vision dan Alumni Universitas Bunda Mulia.
Acara dimulai dengan Dominique Priscilla Pakpahan sebagai MC dengan memberi tahu tata tertib selama seminar berlangsung, lalu menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Universitas Bunda Mulia. Acara dilanjutkan dengan pemberian kata sambutan oleh Miss Caroline Fransiska, S.I.Kom., M.I.Kom, CPSP selaku Sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi Kampus Serpong, Miss Kristin Engjelima Julwinda Nomleni, S.I.Kom., M.I.Kom selaku Pembina Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi (COMRADE) Universitas Bunda Mulia Serpong Periode 2024/2025, serta Dominique Priscilla Pakpahan selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi (COMRADE) Universitas Bunda Mulia Serpong Periode 2024/2025, serta Shera Marilyn selaku Ketua Seminar Soft Skill “Entrepreneurship for Everyone”.
Sumber: Dokumentasi JIM (Lourelia Lieviana)
Sebelum pemaparan materi, para peserta dihibur dengan penampilan dari UKM The VOU yang dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Bapak Devin Adiputra Hermi. Pertama-tama, Pak Devin menjelaskan bahwa pada awalnya ia bisa menjadi seperti ini karena adanya trigger yaitu Papanya yang meninggal dunia, kemudian Adik ingin sekolah di luar negeri dan Pak Devin ingin Mamanya bisa menikmati masa tua yang bahagia, walau sudah ditinggal oleh sang suami.
Selain itu, Pak Devin membagikan pengalaman menjadi seorang entrepreneur di usia muda. Pak Devin menjelaskan bahwa usia yang masih muda ini, justru harus berani untuk mengambil pengalaman, kegagalan, risiko dan sebagainya. “Kita harus tahu tujuan hidup kita apa? Apa yang kita mau? Buat siapa kita lakukan hal itu? Kita harus bisa melihat peluang yang ada dan itu harus dipelajari dan dimanfaatkan dari usia muda.” jelas Pak Devin.
Sumber: Dokumentasi JIM (Lourelia Lieviana)
Ada beberapa poin untuk mencapai peluang tersebut, yaitu belajar banyak hal, ikut komunitas yang mendukung, memperbanyak pengalaman, dan sebagainya. Kita harus memiliki komitmen dan persistent. Semua hal itu, bisa dilihat dari habit kita sekarang pada usia muda. Pak Devin mengatakan bahwa orang yang berani dan tidak takut untuk mencoba akan lebih mudah berhasil dibandingkan orang yang pintar akademik, tetapi tidak berani mencoba.
Pak Devin membagikan kesimpulannya yaitu harus kuliah sebaik-baiknya, belajar banyak di usia muda, berkenalan sebanyak-banyaknya, bersosialisasi, berkomunitas, bangun mental yang kuat, mencoba hal yang baru dan positif dari usia yang muda. Setelah itu, acara diambil alih oleh Dominique selaku MC untuk membuka sesi tanya jawab. Adapun pertanyaan terbaik dari Arnan yang dipilih oleh Pak Devin langsung yaitu tentang bagaimana cara narasumber mencari partner yang tepat saat memulai bisnis dan cara agar orang tetap rendah hati, tidak flexing dan tidak sombong ketika kita sudah berhasil? Menurut Pak Devin, meningkatkan skill dan mimpi kita akan mendatangakan partner kerja yang kita butuhkan. Walaupun bisnis kita nanti sudah berhasil, kita harus tetap bersyukur dengan apa yang kita miliki.
Sumber: Dokumentasi JIM (Lourelia Lieviana)
Lalu, acara dilanjutkan dengan tips untuk menjalankan bisnis bersama pasangan. Pak Devin berkata bahwa tidak boleh salah memilih pasangan. Memiliki pasangan yang support dan sefrekuensi akan membuat usaha dan bisnis berjalan dengan lancar. Komunikasi antara kita dengan partner adalah hal yang penting. Setelah sesi Q&A selesai, sesi games dipandu oleh MC dengan games tebak poster film dan mencari barang. Sesi games ini dimenangkan oleh tiga peserta. Acara ditutup dengan mengisi presensi kedua dan dokumentasi bersama.
Universitas Bunda Mulia “Bridging Education to The Real World”