Keep Exploring.
Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram menggelar The First Suistainable Tourism National Seminar atau Seminar Nasional Pariwisata Berkelanjutan, yang dilaksanakan di Hotel Lombok Vaganza, STP Mataram pada Sabtu, 31 Agustus 2019. Seminar ini diikuti oleh kalangan akademisi, peneliti, praktisi, dosen dan guru, mahasiswa serta pemerhati pariwisata dengan lima keynote speaker dari dalam dan luar negeri, yaitu Prof. Adrian Vickers dari The University of Sydney. Prof. Badaruddin Mohamed, M.Sc.,Ph.D., dari School of Housing, Building, and Planngin, Universiti Sains Malaysia. Paul Green, Ph.D., dari School of Social and Political Sciencs. Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Lit., dari Udayana University. Dan, Dr. Drs. Syech Idrus, M.Si., dari Mataram Tourism Insitute. Selain itu ada sebanyak 56 papers dan 79 pemateri dari 21 institusi di seluruh Indonesia. sebanyak 95 peserta seminar dan 25 tamu undangan mengikuti kegiatan seminar nasional itu.
Tema yang digagas untuk seminar nasional pertama ini adalah pemulihan pascagempa: penguatan semangat seluruh Stakeholder untuk membangun Pariwisata Berkelanjutan. Universitas Bunda Mulia dan Akademi Pariwisata Bunda Mulia berkesempatan menjadi Co-Host dalam kegiatan tersebut.
Dosen Universitas Bunda Mulia yang ikut dalam kegiatan kegiatan Seminar Nasional dan Penyaji untuk Call for Paper adalah Antonius Rizki Krisnadi S.ST.Par.,MM.Par dan Imam Ardiansyah, S.ST.Par.,MM.Par.
Seminar ini bertujuan untuk memberikan wadah kepada para ilmuan, akademisi, dan praktisi pariwisata Indonesia untuk menyampaikan hasil penelitian dan kajian mereka agar dapat memberikan sumbangsih pemikiran kepada pariwisata Indonesia. Dukungan politis serta komitmen dari pemerintah pusat sampai daerah sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan pariwisata berkelanjutan, sehingga pariwisata dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan lapangan pekerjaan, melestarikan budaya, melestarikan lingkungan serta penghapusan kemiskinan. Ini sejalan seperti yang dicita-citakan UNWTO “2017: International Year of Sustainable Tourism for Development”, sehingga Pariwisata dapat dipercaya sebagai masa depan Indonesia.
Keep Exploring.
360 Virtual Tour
Berita UBM