Keep Exploring.
Kamu pernah, enggak, bercita-cita jadi seorang Chef? Bisa bikin berbagai menu keren sampai mengelola restoran bintang lima milik kamu sendiri. Hmm.. Kira-kira bagaimana ya caranya?
Ternyata, untuk bisa menyandang gelar Chef, tidak semudah yang kita pikirkan selama ini. Jago masak aja enggak cukup! Kamu perlu benar-benar mengasah profesionalisme di industri food and beverage dan menyusuri tingkatan-tingkatan karir di kitchen (psst.. dan levelnya ada banyak lho!).
Tapi jangan khawatir, di artikel ini, Universitas Bunda Mulia akan memberikan kamu gambaran langkah apa saja yang harus kamu ambil biar bisa meraih impianmu dan menjadi chef hebat. Jadi, baca sampai habis ya!
APA BEDANYA CHEF DAN COOK?
Meski keduanya sama-sama bekerja di sekitar makanan, tapi peran dua jabatan ini jauh berbeda. Seorang chef adalah ahli kuliner dengan skill tinggi. Dilansir dari Escoffier, seorang chef bertugas memanajemen dapur dan kegiatan memasak di dalamnya dengan cara mengawasi persiapan dan mengatur station yang ada di dapur. Mereka mengatur restoran dengan mendelegasikan tugas, memesan bahan baku, merencanakan menu, dan menghitung biaya. Sementara itu, seorang cook biasanya bekerja di bawah arahan chef. Mereka bertugas menyiapkan makanan tapi bukan jadi pengambil keputusan.
Menyandang gelar “Chef” perlu kerja keras dan dedikasi. Tapi sebenarnya enggak ada rumus wajib untuk berhasil. Perjalanan karir setiap chef bisa agak berbeda satu dengan yang lain. Berikut ini adalah langkah-langkah yang umumnya diambil oleh para Chef profesional.
Untuk menjadi seorang chef, kamu bisa memulai langkah lewat pendidikan formal atau pendidikan non-formal.
Perbedaannya, lewat pendidikan formal seperti S1, kamu akan diajarkan keahlian teknis (technical skills) dan keahlian bisnis (business skills) untuk mengelola sebuah restoran. Selain itu, kamu bisa mengumpulkan pengalaman kerja lewat program magang yang ditawarkan oleh instansi pendidikanmu.
Sementara, melalui pendidikan non-formal seperti kursus atau pelatihan, jangka waktu pendidikannya jauh lebih singkat. Nantinya cakupan pembelajaran yang akan kamu terima tidak sedalam pendidikan S1.
Kamu wajib tahu ini: program Hospitality dan Pariwisata di Universitas Bunda Mulia sudah meraih dua akreditasi, yakni akreditasi A oleh BANPT dan akreditasi Internasional oleh HEAACT. So, terbayang kan kualitas pendidikan yang ditawarkan untuk kamu?
Di Industri kuliner, pengalaman kamu akan langsung terlihat dari cara bekerja di dapur. Oleh karena itu, kamu wajib melatih keterampilan secara langsung.
Keterampilan ini termasuk knife skill, kemampuan menggunakan berbagai alat masak, pemahaman kamu terhadap karakteristik bahan makan, dan masih banyak lagi.
Untungnya, di Universitas Bunda Mulia kamu bisa menggunakan fasilitas kitchen untuk berlatih sebanyak yang dibutuhkan. Bukan hanya itu, ada juga fasilitas resto untuk berlatih cara mengelola restoran yang sesungguhnya, mulai dari proses memasak sampai penyajian ke pelanggan.
Pengalaman kerja bisa kamu kumpulkan mulai dari program magang, atau mencari part-time selama berkuliah. Dengan cara itu, saat lulus kamu sudah mengantongi sejumlah pengalaman kerja yang bisa kamu cantumkan di curriculum vitae.
Dengan gelar S1 di tangan, kamu sudah siap masuk ke dunia industri sesungguhnya. Jangan ragu untuk apply ke perusahaan impian kamu. Dan sudah tahu belum, Universitas Bunda Mulia menyediakan layanan Alumni & Career Center yang bisa membantu kamu mencari pekerjaan usai lulus kuliah.
Apabila kamu ingin menambah kredibilitas kamu di industri pariwisata, mengambil sertifikasi adalah langkah yang tepat. Sertifikasi bisa memperkuat resume agar perusahaan semakin tertarik menerima lamaran kerjamu.
Sertifikasi ini bisa kamu ambil sedari kuliah, ataupun semasa kamu bekerja.
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, jenjang karir di dapur harus kamu telusuri perlahan-lahan, apalagi bila kamu belum memiliki banyak pengalaman kerja. Selagi memulai dari dasar, kamu bisa belajar sebanyak mungkin dari para senior di tempat kerja, bahkan dari chef yang sedang bertugas.
Semakin piawai kamu dalam menjalankan tugas sehari-hari, makin besar kesempatan kamu untuk dipromosikan ke tingkat yang lebih tinggi.
Di bawah ini, Universitas Bunda Mulia sudah mengkompilasi daftar jenjang karir yang umumnya terdapat di kitchen .
Hampir di semua dapur profesional, ada “hierarki” atau jenjang karir yang disebut juga dengan Brigade de Cuisine. Struktur ini dikembangkan oleh seorang Chef asal Perancis, Auguste Escoffier yang berjaya di akhir 1800an sampai awal 1900an.
Berikut ini adalah urutan hierarki tersebut dari atas ke bawah:
Meski berikut ini adalah standar hierarki, restoran yang lebih kecil bisa jadi tidak memiliki sejumlah jenjang.
Seperti yang kamu duga, hierarki ini berbentuk serupa piramid, dengan executive chef di bagian puncak. Dengan kata lain, semua jenjang karir yang lain akan mengikuti arahan executive chef dalam bekerja.
Kalau kamu mau jadi chef, kamu bisa mengikuti langkah-langkah di artikel ini sebagai panduan membangun karir. Jangan lupa, Universitas Bunda Mulia menyediakan program studi S1 Hospitality dan Pariwisata dan peminatan Food and Beverage Art and Innovations untuk kamu yang ingin jadi seorang chef.
Lewat peminatan ini kamu akan belajar pengelolaan catering dan banquet di hotel, penyediaan minuman di bagian bar, pengelolaan restoran dan kafe, dan bagaimana membuat dan mengelola usaha pastry. Semua ini bisa mempersiapkan karir kamu sebagai chef di masa depan.
Baca selengkapnya tentang program studi Hospitality dan Pariwisata di sini.
Bagaimana? Siap memulai?
Dapatkan informasi lebih lanjut mengenai Universitas Bunda Mulia dengan cara hubungi kami atau kunjungi lokasi kampus di bawah ini.
KAMPUS ANCOL
Jalan Lodan Raya No.2, Jakarta Utara 14430
No Telp: 021 690 9090
KAMPUS SERPONG
Jalan Jalur Sutera Barat Kav. 7-9, Alam Sutera, Tangerang, Banten 15143
No Telp: 021 8082 1428
Temukan juga kami di berbagai platform media sosial di bawah ini:
Instagram klik di sini
Youtube klik di sini
Tiktok klik di sini
WhatsApp klik di sini
Universitas Bunda Mulia, Bridging Education to the Real World!
READ MORE
Keep Exploring.
360 Virtual Tour
Berita UBM