Jakarta – Di era transformasi digital yang terus berkembang, pemahaman mengenai Financial Technology (FinTech) menjadi penting bagi generasi muda. Menyadari hal ini, Universitas Bunda Mulia (UBM) menunjukkan komitmen dalam memperkuat pendidikan bisnis digital di Indonesia. Pada 31 Oktober 2024, UBM mengadakan seminar bertajuk “The Digital Revolution: Shaping the Future of Global Finance” serta Kompetisi Debat Bisnis Digital (KDBD) yang diikuti mahasiswa dari Kampus Ancol dan Serpong.
Sebelum acara ini dimulai, Bu Lelly Christin, S.E, M.M., selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial Humaniora dalam kata sambutan menyampaikan “Semoga kegiatan seminar dan lomba debat ini dapat memberikan manfaat serta inspirasi bagi kita semua, akhir kata saya mau mengucapkan selamat mengikuti acara hari ini dan semoga sukses untuk semuanya. Terimakasih”.
Kegiatan yang diadakan di The UBM Hall, Kampus Ancol ini, bertujuan untuk menyediakan wadah bagi mahasiswa/i semester tiga Prodi Bisnis Digital agar memahami fungsi dan manfaat FinTech. Tak hanya itu, kompetisi debat ini bertujuan untuk mendorong mereka aktif dalam diskusi dan pengambilan keputusan terkait isu-isu keuangan global serta memberikan pelatihan mendalam kepada mahasiswa/i Bisnis Digital semester tiga agar mereka dapat berpikir efisien, kritis, dan luas dalam menyikapi berbagai isu terkait FinTech.
Selain berfokus pada pengembangan soft skill, kegiatan ini dirancang untuk melatih keterampilan komunikasi, kemampuan analisis, serta penyusunan argumen yang sistematis dan logis. Kompetisi ini juga diharapkan mampu membekali mahasiswa/i untuk bisa menghadapi tantangan akademis yang lebih tinggi, termasuk persiapan untuk sidang skripsi mendatang. UBM mendukung pengembangan pengetahuan ini dengan mengundang Kak Adhitya Insan Mahaputra, Senior Brand & Social Media Manager di Flip sebagai pembicara utama dalam acara seminar ini yang membahas perkembangan teknologi finansial, termasuk peluang dan tantangan yang dihadapi Gen Z dalam beradaptasi dengan tren keuangan digital.
Setelah sesi seminar berakhir, acara dilanjutkan dengan Kompetisi Debat Bisnis Digital (KDBD). Kompetisi ini mengangkat mosi “Apakah kemudahan Fintech dalam bertransaksi membuat mahasiswa sulit berhemat karena pembayaran hanya sekali klik?”. Sebanyak 4 tim mahasiswa yang lolos dari babak penyisihan, tampil pada hari ini bersaing secara ketat serta menunjukkan kemampuan berpikir yang kritis dan kemampuan menyampaikan argumen secara sistematis dan logis.
Program Studi Bisnis Digital di Universitas Bunda Mulia menawarkan peminatan Digital Business Technology, Digital Retail Business, dan Digital Marketing. Dengan tenaga pengajar yang berkualitas, terdiri dari dosen S2 dan S3 dalam bidang bisnis dan teknologi, serta praktisi di industri startup dan bisnis digital.
Prodi ini menjadi salah satu yang terkemuka di Indonesia yang memiliki kerjasama baik di dalam maupun di luar negeri serta memiliki jumlah mahasiswa terbanyak di bidang bisnis digital di Indonesia.
Universitas Bunda Mulia, Bridging Education to the Real World