Kamis, 6 Februari 2025 – Program studi Bahasa Inggris Universitas Bunda Mulia, kampus Ancol dan kampus Serpong, telah melaksanakan kegiatan Kunjungan Industri (Industrial Visit) secara onsite ke Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI/BP2MI) yang beralamat di Jl. MT Haryono Kav 52, Pancoran, Jakarta Selatan, 12770. KemenP2MI/BP2MI merupakan lembaga pemerintah yang bertugas melindungi para pekerja migran Indonesia dari proses pra-penempatan hingga pasca penempatan mereka di luar negeri.
Acara kunjungan industri ini diikuti oleh 35 mahasiswa dan mahasiswi dari prodi Bahasa Inggris UBM kampus Ancol, serta 33 mahasiswa dan mahasiswi dari prodi Bahasa Inggris UBM kampus Serpong. Secara khusus, kegiatan ini diikuti oleh para mahasiswa kampus Ancol dan Serpong yang sedang menempuh mata kuliah Business Correspondence. Para mahasiswa berkumpul pada pukul 11:00 WIB di masing-masing kampus dan berangkat pada pukul 11:30 dari masing-masing kampus, dan kedua rombongan tersebut bertemu di Kantor KemenP2MI/BP2MI pada sekitar pukul 12:45. Kunjungan Industri kali ini didampingi oleh Ibu Agustine Andriana Ayu Mahardika, S.Pd., M.Pd. selaku pendamping dari kampus Ancol dan oleh Bapak Jonathan Tanihardjo, S.Kom., M.Hum. selaku pendamping dari kampus Serpong. Adapun rombongan dari UBM diterima secara langsung oleh pihak KemenP2MI/BP2MI dan acara Kunjungan Industri dimulai pada kurang lebih pukul 13:00 WIB.
Pada sesi pertama, rombongan dari UBM dibawa ke aula pertemuan untuk mengikuti sesi pertama dari kegiatan Kunjungan Industri yakni sesi pemaparan dari Bapak Devriel Sogia, ST., MM., selaku Direktur Pemetaan Pasar Kerja Luar Negeri. Dalam sesi pemaparan ini, Bapak Devriel memberikan informasi mengenai Sejarah Pekerja Migran Indonesia, Visi dan Misi dari KemenP2MI/BP2MI, dan hal-hal yang menjadi peluang dan tantangan yang dihadapi oleh Kementrian serta para pekerja migran yang dinaungi, di antaranya mengenai pekerja dengan kemampuan yang kurang baik (low-skilled) maupun pekerja migran yang tidak sesuai prosedur (illegal). Selain itu, beliau juga memaparkan mengenai pentingnya menguasai Bahasa Inggris sebagai salah satu syarat untuk berpartisipasi sebagai pekerja migran di luar negeri, secara khusus Para Calon Pekerja Migran disarankan untuk memiliki sertifikat TOEFL ataupun IELTS. Beliau juga menekankan pentingnya kerja sama dengan universitas-universitas di Indonesia untuk memberikan edukasi mengenai prosedur yang sesuai dan meningkatan ketertarikan siswa untuk berpartisipasi sebagai pekerja migran.
Sesi pertama ditutup dengan kata sambutan dari Ibu Agustine Andriana Ayu Mahardika, S.Pd., M.Pd. dan penyerahan Token of Appreciation dari Universitas Bunda Mulia kepada KemenP2MI/BP2MI oleh Bapak Jonathan Tanihardjo, S.Kom., M.Hum yang kemudian diikuti sesi foto bersama.
Pada sesi kedua, acara dilanjutkan dengan aktivitas office tour di Kantor KemenP2MI/BP2MI. Pada aktivitas tersebut, mahasiswa diajak berkeliling ke beberapa Divisi di KemenP2MI/BP2MI agar bisa lebih mengenal lembaga tersebut dan mengetahui suasana industri kerja di bidang Kementrian secara langsung. Aktivitas kunjungan industri sendiri selesai dilaksanakan sampai di jam 15:00 WIB.
Kunjungan industri yang dilaksanakan oleh prodi Bahasa Inggris UBM Ancol dan Serpong ke KemenP2MI/BP2MI ini telah berjalan dengan baik dan lancar. Hal tersebut dapat terlihat dari pemberian tanggapan yang baik dari mahasiswa dan mahasiswi maupun dari pihak KemenP2MI/BP2MI terhadap rangkaian acara tersebut.
Akhir kata, kunjungan industri ini diharapkan dapat menambah wawasannya di bidang industri pekerjaan luar negeri yang menjadi salah satu peluang besar di dalam berkarir. Selain itu, mahasiswa juga bisa mendapatkan gambaran terkait profesi-profesi di luar negeri yang memerlukan kemampuan berbahasa Inggris untuk karir mereka di masa mendatang.
“Universitas Bunda Mulia, Bridging Education to the Real World!”